Profil Gombloh

Gombloh adalah salah satu seniman Indonesia asal Surabaya yang paling berbakat dan terkenal dengan karya-karyanya yang dalam dan nasionalis. Sebelum akhir hayatnya, ia juga sempat ‘membuang idealismenya’ dan merilis album-album bertema pop yang lebih dapat diterima pasar. Koleksi lirik lagu Gombloh berikut ini memuat karya-karya almarhum, baik ketika ia bersolo karir maupun saat masih bersama dengan bandnya, “Lemon Trees Anno 69”.

Katalog Lirik Lagu

Berikut ini adalah daftar lagu yang pernah dibawakan oleh penyanyi / band Gombloh, baik dalam bentuk single maupun album. Klik pada judul lagu yang bersangkutan untuk melihat lirik serta media lain yang berhubungan (video klip, MP3, ringtone, RBT/NSP, dan sebagainya) dengan tembang tersebut, atau klik di sini untuk melihat galeri video artis yang bersangkutan.

Gombloh – Uang dan Cinta

bikin urusan jadi ompong ada yang bilang cinta bikin jatuh pailit / satu ngelantur satunya mujur / satu keblinger lain menantang / satu nyelonong satunya bengong / bikin urusan jadi ompong

Gombloh – Di Li Di Li Dam

mengikat erat persis ketupat / dilidilidam, dilidilidam, dilidilidam, dilidilidam dansa dan dansi di remang lampu / habis bulan hanya tinggal yang recehan dilidilidam, dilidilidam, dilidilidam, dilidilidam, nyanyikanlah! / badan pun menggigil kepala pun nyut

Gombloh – Hey Kamu

kadang-kadang ku bermimpi / tanpa senyum engkau pun lewat yeah di depanku / asal kau dan aku pacaran hey hey hey hey kamu [2x] engkau manis kau sayang, engkau genit memabukkan / andaikan engkau terlelap di dalam pelukan

Gombloh – Tiwuk Blues

menangis hati ini memandang wajahmu tak ku pungkiri hati ini mencintaimu / kapan itu kan terjadi wooo aku hanya bisa mengkhayalkan engkau di dalam pelukan / kita berbincang tentang cinta tanpa ada keraguan

Gombloh – Cerita Buat Vita

lapat ku didengar suara nyanyian walaupun kadang terdengar sumbang / menjadi tempat untuk pelarian / tanpa pesannya salah siapa reff: / jangan kau salahkan dia yang terkena, cobalah kau kaji dirimu / anggaplah semua hanyalah cobaan

Gombloh – Mellia

kemarin malam itu ku cium rambutmu / berbisik sambil tertawa kau nyatakan cinta, melia rona merah di pipimu saat kau berkata / rasa hatiku bermimpi sejuta bunga-bunga / kini daku kan bermimpi, bermimpikan dirimu

Gombloh – Sri Panggung

mukamu berkeringat tetapi engkau terus bergaya (terus bergaya) gemuruh tepuk sorak memuja dirimu / seakan-akan pecah gendang telingaku / melihat tingkahmu yeah (melihat tingkahmu) / kau bikin hatiku tambah runtuh manis senyummu

Gombloh – Skala

di sini ku coba tulis puisi / bait kata hati yang bernyanyi bagimu negeri pohon rumputan bagaikan permadani alam / membuat hatiku bermimpi mimpikan angan-angan / dan mungkin kan terus begini sampai akhir zaman